Minggu, 09 Desember 2012

t r u s t


Saya pernah membaca entah dimana, lupa, “Yang deket aja gampang selingkuhnya, gimana yang jauh..” Perbedaan hubungan satu kota dan hubungan jarak jauh alias LDR. Mungkin kita bisa tidak sepenuhnya percaya pada pasangan kita tapi alangkah baiknya jika kita menjaga kepercayaan yang diberikan dengan cara menjaga pertemanan kita dengan orang-orang yang datang menghampiri. Pasangan yang jauh, yang banyak cueknya, yang tidak bisa maksimal membalas obrolan di ponsel dan telepon dapat menjadikan kita ‘beringas’ ketika ada teman lawan jenis (yang bukan sahabat) yang lebih perhatian. Jujur, saya pun hampir terjebak. Jadi semacam ketagihan ngobrol. Lalu saya menyadari, I may not go these far, my bad.
However that is it. You’ve got you’re world and I’ve got mine. And after all that we’ve been through I must say. Sorry honey, my heart is not for you.. Sorry baby this love is not for you. It’s over now.. (It’s over now, Mocca)
Dia di sana, mungkin, belum tentu setia, tapi cobalah untuk saling percaya. ;)

Sabtu, 08 Desember 2012

i like you

Aku tak perlu lagi mencari dia
Aku tau dia itu kamu
Kamu yang bukan perayu ulung
Kamu yang berkenan mencuci piring dan gelas kotor
Kamu yang tak sungkan membuangkan plastik sampah
Kamu yang bahkan meminta maaf setelah menciumku
Kamu yang gemar diusap punggungnya
Kamu yang dengan lucunya menyeka peluhku ketika tergesa
Kamu yang tertawa mendengar ceritaku
Kamu yang terdiam di ujung sambungan telepon
Semoga aku adalah perempuan yang kamu suka
Karena kamu adalah laki-laki yang aku suka
Aku suka kamu, titik dua tanda bintang

Prewedding

Beberapa hari kemarin saya disibukkan oleh permintaan konsep foto prewedding. Tentunya bukan pernikahan saya, melainkan Tante saya, Wiwi. Calonnya bernama Paman Faried. Saya turut berbahagia untuknya, untuk mereka. Teriring do’a saya untuk mereka. Tante saya sudah saya anggap seperti kakak sendiri, dekat sekali dengan saya. Maklum, kakak saya laki-laki. :)

Pencarian konsep dimulai dari bertanya pada Ima dan Dita. Lalu bergerilya-lah saya mencari foto di Axioo, Mottomo, Garasi Foto. Saya membuat tema: makan. Kira-kira seperti inilah foto-foto yang saya sadur:










Dibantu fotografer (dan editor) handal Bang Dayat serta asistennya yang ciamik Bu Menejer Apied, hihihi



Pernah terpikirkan untuk menyumbang sebuah lagu di hari h-nya nanti. Ingin sekali menyanyikan lagu dari Tulus yang berjudul Teman Hidup.

Bila di depan nanti. Banyak cobaan untuk kisah cinta kita. Jangan cepat menyerah. Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya akan begitu..

Salam hangat,
PH aka Ponakan Hohony

Hati-hati dengan hati


Percaya karma? Oke, saya gak butuh jawaban, “Saya percayanya sama Tuhan.”
Ketika berbuat sesuatu, kadang, mungkin, kita tidak terpikirkan efek atau akibat atas tindakan yang kita perbuat. Berbuat baik sih harus ikhlas, tanpa pamrih, mengharapnya ya ridho Allah. Nah kalo berbuat jahat? Harus apa menurut kamu? Menurut saya sih harus teringat lagu dari Adhitia Sofyan ini, biar batal berbuat jahatnya. X))
And somewhere out there I’m sure God is watching you close. But then maybe His deadly storm will come and catch you. Lightning thunder will strike you. It hits your head so hard...
Judulnya Deadly Storm Lightning Thunder.
Coba ya yang lagi atau pernah mempermainkan hati seseorang/banyak orang, tolong dicamkan baik-baik dan diserap sepenuh jiwa itu lirik lagunya. Mungkin efeknya bukan sekarang. Mungkin nanti ke anak cucu-nya. We’ll never know, kan?

Senin, 03 Desember 2012

Takut -Vierra


3 September – 3 Desember. Triwulan pertama saya dan dia. Dia itu kekasih saya. Kami menjalani hubungan antar kota antar provinsi, seperti bus patas. X)) Salah satu teman yang kapok LDR berkata, “I’ll give you star if you both can make it through for a year.” No clue bintang apa yang dimaksud. Dasar absurd. Ya memang, terkadang ada rasa ingin menyerah dan menyudahi saja, rasa ragu itu datang dan  pergi menghantui saya kala sendiri.
Ku tahu kamu bosan. Ku tahu kamu jenuh. Ku tahu kamu tak tahan lagi.
Aku takut kamu pergi. Kamu hilang, kamu sakit. Aku ingin kau di sini. Di sampingku selamanya.
Berani memiliki, berani kehilangan. Apa jadinya jika orang yang kamu sayangi ternyata bukan orang yang tepat dan terbaik untuk kamu? Sudah ikhlas kehilangan?

Salam,
kekasih dia

Minggu, 02 Desember 2012


Aku harus meninggalkanmu
Perlahan, aku belajar untuk tidak merindukanmu
Dulu aku amat memujamu
Kamu yang hebat
Kamu yang diinginkan banyak  orang
Kamu yang didamba
Kemudian aku berada pada titik jenuh
Kamu bukanlah yang aku cari
Aku harus kembali pulang
Berada di suatu ruang, rumah
Kamu bukan rumah untukku
Aku harus pulang
Aku akan mengunjungimu suatu waktu
Aku takkan merindumu, mungkin
Namun kau patut merindukanku
Selamat tinggal
--pengendara motor yang sesekali berada di trotoar dan tetap menghargai pejalan kaki

Aku suka berbicara padamu
Tiap kata yang keluar dari mulutku kau lahap dengan kilat matamu
Mata yang selalu berkilau
Mata yang haus akan ceritaku
Ataukah kau mengiraku pendongeng?
Aku pendongeng ulung asal kau tahu saja
Aku ingin kau mendongengkanku kisah cintamu dengan kekasihmu
Mungkin saja aku menangkap celah kekurangan
Lalu aku dapat merebutmu darinya
Suatu saat nanti
Pasti
--Juni 2012, proses menyimpan memori akan tatapan matamu dimulai dari... SEKARANG!

Ketika aku harus tiba pada sebuah kota
Aku tak menahu arah mana yang harus kutuju
Kompas tak jua memberi pertanda
Angkasa diam
Aku merasa tersesat
--Juni 2012