Minggu, 02 Desember 2012


Aku harus meninggalkanmu
Perlahan, aku belajar untuk tidak merindukanmu
Dulu aku amat memujamu
Kamu yang hebat
Kamu yang diinginkan banyak  orang
Kamu yang didamba
Kemudian aku berada pada titik jenuh
Kamu bukanlah yang aku cari
Aku harus kembali pulang
Berada di suatu ruang, rumah
Kamu bukan rumah untukku
Aku harus pulang
Aku akan mengunjungimu suatu waktu
Aku takkan merindumu, mungkin
Namun kau patut merindukanku
Selamat tinggal
--pengendara motor yang sesekali berada di trotoar dan tetap menghargai pejalan kaki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar