Blognya lama dianggurin. *buaaah kali anggur *lhah emang iya kaliii *berarti pengangguran itu kata dasarnya apa ya? hmmmm wah, persoalan nih X))
Yang katanya mau diet mana? Udah seperempat abad aja nih akikah. Ahahahahak! *self toyor
Well, sekarang saya di Semarang. Si Anak yang jarang pulang (kampung) itu kini berada di kampung. :)
Kamis, 02 Agustus 2012
I'll always remember..
Welcome to a fresh, crispy morning, grateful to The Great Creator.
(Kusambut pagi yang segar, bersyukur pada Pencipta)Working on a cheerful day, always remember The Mighty God.
(Kutempuh siang yang riang, selalu kuingat Yang Kuasa)
Watching for the bright afternoon, in my mind You’re The One.
(Kujelang sore yang cerah, tak lupa pada Yang Esa)
Realizing sunset has come around, only to You I beg and cry.
(Kusadari senja tlah tiba, karena-Mu ‘ku memohon)
I beg and cry to You.
(Ku memohon pada-Mu)
Closing the wonderful night by calling to You, Dear Allah..
(Kututup malam yang indah, bersujud pada-Mu, Allah..)
Saya seorang Muslimah. Dan lagu yang dinyanyikan Neno Warisman dan anak-anak Aulade Gemintang ini seperti pengingat bagi saya untuk “don’t forget to remember”. Lima kali dalam sehari yang wajib dijalankan. Iya, sholat lima waktu. Terkadang menyanyikan lagu ini saya bisa tersedu haru sendiri. Allah selalu ada bagi umat-Nya yang mau mengingat-Nya. *agak pencitraan dikit gak papa lah ya, hehehek
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan (bagi yang
menjalankan)! Semangaaaaat!
Salam,
seorang gadis berkerudung
Happy!
Don’t be afraid, when things go wrong, just be
strong.
...Don’t you give up, keep your chin up! And be happy!
“Be happy!” adalah tulisan di avatar akun twitter saya. Yang
mana avatar itu belum pernah saya ganti. Sampai terdengar keluhan dari adik
perempuan saya, “Mbok avatarmu ki diganti. Durung tau mbok ganti tho?” [Avatarmu
diganti, kek. Belum pernah kamu ganti kan?] Saya hanya tersenyum. Ya karena
saya terlalu menyukai lirik lagu Mocca ini.
Bagi saya, lagu lebih
mudah diserap karena bisa dilafalkan berulang-ulang hingga meresap. *serap resap hmmmm dari huruf yang sama a-e-p-r-s wah, harus manggil ratunya scramblebot nih aka si @as_via *siap-siap digetok *ah aku tauuu, peras! :))
Saya tidak boleh
takut walau sepertinya semua yang saya lakukan salah. Saya harus kuat. Saya tidak boleh menyerah. Ayo dagunya diangkat. Dan
hap, cerialah, bersenang-senanglah! :D
Salam,
Perempuan yang dulunya moody-nya, kini pun masih suka kumat moody-nya, hihihi
Minggu, 15 Januari 2012
Ngobrol Ngalor Ngidul with Mak'e
Buat Mak'e
Assalamu'alaikum.
Hallo, Mak!
Ini yang mbacain suratnya siapa? Mimi apa Momo? Sampein makasih ya buat adekku yang mau mbacain surat ini.
Mak'e sehat tho? Semarang ujan terus ya? Depan rumah rob [banjir/air tergenang karena air pasang, kerap terjadi di Semarang]? Tanemannya Ibu ilang-ilang lagi, ndak? Aku alhamdulillah sehat, Mak. Jakarta belakangan hujan tiap hari. Jas hujan sama payung aku bawa terus tiap hari kok, tenang! :D
Orang-orang rumah (Ayah, Ibu, Mimi, Momo) masih hobi nyio-nyio [nge-bully in a fun way, no hurt feeling] Mak'e? Kalo disio-sio, sio-sio genti [balik], Mak! Jangan mau kalah, hahaha
Besok Rebo aku balik Semarang, naek kereta, dari sini jam 21.30an. Sampe Semarang Kamis pagi. Masakin echo-echo [enak-enak] ya, Mak! Aku pengen gadon ik. Slrp slrp. Makroni skutel, pisang plenet keju, pistuban, pizza koyok'e enak yaa. Kyaaa kyaaaa! Lupakan diet untuk sesaat, hihihi
Besok pas nikahan Chocho kita foto-foto lagi ya, Mak! Ohya, aku pesen cupcake di temennya Mimi. Aku pesen gambar hewan. Babi buat Wiwi, monyet untuk Momo, aku panda, Singa untuk Mimi, Ibu sama Mak'e, hahaha. Piss Mak, piss! ^^v
Siapin banyak cerita buat Kamis, Jum'at, Sabtu, Minggu ya, Mak! Nanti kita menggosip bersama. Sambil ta [aku] bantuin wis [deh] masaknya. Janji surga, hahaha. Sampe ketemu Kamis pagiiii!
Wassalamualaikum.
Muah muah
Hohony,
anak rumahan yang jarang pulang (kampung)
Assalamu'alaikum.
Hallo, Mak!
Ini yang mbacain suratnya siapa? Mimi apa Momo? Sampein makasih ya buat adekku yang mau mbacain surat ini.
Mak'e sehat tho? Semarang ujan terus ya? Depan rumah rob [banjir/air tergenang karena air pasang, kerap terjadi di Semarang]? Tanemannya Ibu ilang-ilang lagi, ndak? Aku alhamdulillah sehat, Mak. Jakarta belakangan hujan tiap hari. Jas hujan sama payung aku bawa terus tiap hari kok, tenang! :D
Orang-orang rumah (Ayah, Ibu, Mimi, Momo) masih hobi nyio-nyio [nge-bully in a fun way, no hurt feeling] Mak'e? Kalo disio-sio, sio-sio genti [balik], Mak! Jangan mau kalah, hahaha
Besok Rebo aku balik Semarang, naek kereta, dari sini jam 21.30an. Sampe Semarang Kamis pagi. Masakin echo-echo [enak-enak] ya, Mak! Aku pengen gadon ik. Slrp slrp. Makroni skutel, pisang plenet keju, pistuban, pizza koyok'e enak yaa. Kyaaa kyaaaa! Lupakan diet untuk sesaat, hihihi
Besok pas nikahan Chocho kita foto-foto lagi ya, Mak! Ohya, aku pesen cupcake di temennya Mimi. Aku pesen gambar hewan. Babi buat Wiwi, monyet untuk Momo, aku panda, Singa untuk Mimi, Ibu sama Mak'e, hahaha. Piss Mak, piss! ^^v
Siapin banyak cerita buat Kamis, Jum'at, Sabtu, Minggu ya, Mak! Nanti kita menggosip bersama. Sambil ta [aku] bantuin wis [deh] masaknya. Janji surga, hahaha. Sampe ketemu Kamis pagiiii!
Wassalamualaikum.
Muah muah
Hohony,
anak rumahan yang jarang pulang (kampung)
Sabtu, 14 Januari 2012
Untuk Si Merah, kuda besiku
Teruntuk
Si Kuda Besi, yang aku tunggangi hampir setiap hari
Dear Si Merah,
Mungkin ini pertama kali, aku mengungkapkan sesuatu padamu. Iya, yang tiap hari kau dengar adalah gerutuku. Gerutu akan macetnya ibukota, sesama pengendara yang tak tau tata krama, sorot lampu menyilaukan yang tak kusuka, serta hujan yang turun tanpa aba-aba. Maaf jika ocehanku itu meresahkanmu.
Ah, aku jadi teringat akan suara sumbang yang selalu kucoba perdengarkan pada dunia. Mengganggukah? Atau justru kau ingin memuji suara khasku itu? :D Maklumlah, bernyanyi adalah caraku membangkitkan diri, melupakan kerisauan, barang sejenak.
Terima kasih ya, Si Merah, telah bersedia menemaniku melihat dunia yang luar biasa indahnya.
Aku berjanji akan rutin merawatmu, agar engkau sehat senantiasa. Jangan pernah bosan untuk turut serta bersamaku, menjadi bagian dari kisahku, hidupku.
Aku menyayangimu. :*
salaManiSelalUntukmu
Tiche,
gadis berkacamata merah jambu yang menginginkan helm baru
Si Kuda Besi, yang aku tunggangi hampir setiap hari
Dear Si Merah,
Mungkin ini pertama kali, aku mengungkapkan sesuatu padamu. Iya, yang tiap hari kau dengar adalah gerutuku. Gerutu akan macetnya ibukota, sesama pengendara yang tak tau tata krama, sorot lampu menyilaukan yang tak kusuka, serta hujan yang turun tanpa aba-aba. Maaf jika ocehanku itu meresahkanmu.
Ah, aku jadi teringat akan suara sumbang yang selalu kucoba perdengarkan pada dunia. Mengganggukah? Atau justru kau ingin memuji suara khasku itu? :D Maklumlah, bernyanyi adalah caraku membangkitkan diri, melupakan kerisauan, barang sejenak.
Terima kasih ya, Si Merah, telah bersedia menemaniku melihat dunia yang luar biasa indahnya.
Aku berjanji akan rutin merawatmu, agar engkau sehat senantiasa. Jangan pernah bosan untuk turut serta bersamaku, menjadi bagian dari kisahku, hidupku.
Aku menyayangimu. :*
salaManiSelalUntukmu
Tiche,
gadis berkacamata merah jambu yang menginginkan helm baru
Senin, 21 November 2011
kita memang sedang tidak hendak beranjak ke mana-mana
Dari blognya Mbak Hanny beradadisini.
Saya suka sekali. Pasti kamu juga akan suka. :D
Saya suka sekali. Pasti kamu juga akan suka. :D
Mungkin kita memang sedang tidak hendak beranjak ke mana-mana.
Kita hanya sedang duduk-duduk di sini, menikmati waktu yang pelan-pelan menyelinap lewat kata-kata yang bermain di tepian jemari. Kita tidak sedang terburu-buru. Kita tidak sedang terlambat. Kita tidak sedang mengejar waktu. Tidak sedang bergegas menuju ke suatu tempat. Sesekali salah satu dari kita akan beranjak pergi. Yang lain tidak akan mempertanyakan, tidak akan mencegah, tidak akan mengejar. Cukup satu kedipan dan lambaian tangan, serta pesan: hati-hati di jalan.
Tak ada janji yang diucapkan. Ia yang pergi tak pernah berkata bahwa ia akan kembali. Ia yang tinggal tak pernah berkata bahwa ia akan menunggu hingga yang pergi kembali. Ini bukan tentang rasa percaya. Ini semacam rasa pasrah. Bahwa semua yang memang untukmu, pada akhirnya akan kembali padamu. Dan semua yang bukan untukmu tak akan menjadi milikmu, tak peduli sekuat apapun kamu mencoba.
Mungkin kita memang hanya saling menemukan, meski tak pernah saling kehilangan. Kita adalah dua orang yang kebetulan tengah duduk bersisian: lalu berbagi matahari, laut, langit, kapuk yang beterbangan, cahaya, ilalang, bebatuan, jejak bintang…
Aku akan sesekali pergi. Kamu akan sesekali pergi. Suatu hari nanti, kita mungkin akan pulang. Entah ke mana. Mungkin ke tempat ini lagi. Atau ke tempat lain. Mungkin aku kembali. Mungkin kamu kembali. Mungkin juga tidak. Tetapi semua itu bukan masalah. Karena saat ini kita memang sedang tidak hendak beranjak ke mana-mana.
Rabu, 09 November 2011
Panorama
Tanggal berapa inih? Lama kali gak ada apdetan, hihi Ribet nyiapin bisnis jadi alesan pasti.
Diet udah turun berapa kilo juga belom nimbang lagi. Nanti deh nimbang di tempat Bibi.
Langganan:
Postingan (Atom)
