Ambil guling motif kayu dan ambil sweater. Hey darling I just need you, not the other.
-PM bbm adeknya @gugyudha aka Anindhita X))
Ambil guling motif kayu dan ambil sweater. Hey darling I just need you, not the other.
Bersenang-senanglah. Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan. Di hari nanti, sebuah kisah klasik untuk masa depan. Bersenang-senanglah. Kar'na waktu ini yang 'kan kita banggakan di hari tua.
Sampai jumpa kawanku, s'moga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan...
Aku merindukan perbincangan kita di sela-sela bekerja, di antara makian telepon yang berdering sepersekian detik sekali.
Aku juga merindu pada balon-balon dialog yang kita ciptakan ketika jari-jemari berkejaran kian-kemari di atas tuts-tuts komputer.
Dinding penyekat bukan penghambat.
Suara-suara bersinggungan di udara lalu pecah menjadi gelombang tawa. Riuh rendah gemuruh lantai lima. Kita.
![]() |
| foto dari Fuji instax mini-nya Dita yang di-scan sama Teh Fitri |
Tiada yang perlu disesali dan yang patut ditangisi. Oh..Kau bukan untukku. Bila engkau memang tak sepadan. Dan tak sungguh mencintaiku,biarkan samua hanya sampai disini. ‘Kan ku jalani hidupku seperti biasa. Lupakan dirimu. ‘Kan ku biarkan waktu yang sembuhkan hatiku. Biarkan saja semua. Sudah yang terjadi terjadilah. Kutakkan larut dalam duka, biarkan saja. Kau bukan untukku. Lihat masih banyak yang lainnya, yang lebih baik darimu, yang mencintaiku dengan sepenuh hati.
Anut runtut tansah reruntungan. Munggah mudhun gunung anjlog samudra. Gandheng rendhengan jejering rendheng. Reroncening kembang, kembang temanten. Mantene wus dandan dadi dewa dewi. Dewaning asmara gya mudhun bumi. Ela mendhung, bubar mawur, mlipir-mlipir, gya sumingkir. Mahargya dalan temanten. Dalanpun dewa dewi. Swara trompet, ting celeret, arak-arak, sigra-sigrak, Datan kendat, anut runtut, gya mudhun bumi…
Don't kiss me baby we can never be. So don't add more pain. Please don't hurt me again. I have spent so many nights. Thinking of you longing for your touch. I have once loved you so much.
Berharap seribu kasih namun kini punahlah sudah. Bersandar menusuk jiwa, menusuk jiwa, menusuk jiwa.
Oh... Kutahu kau berharap dalam do'amu. Kutahu kau berjaga dalam langkahku. Kutahu s'lalu cinta dalam senyumm. Oh Tuhan, Kau kupinta bahagiakan mereka sepertiku
(Andai Aku Besar Nanti, Sherina)
Allahumma firli zunubi waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shogira,
”Ya Allah ampunilah dosaku dan dosa ibu bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil”.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim)